JAMBERITA.COM - Kekecewaan terhadap Pemerintahan Jokowi-JK makin meluas. Kali ini giliran gerakan aliansi mahasiswa Jambi melakukan aksi unjuk rasa di simpang Bank Indonesia, Kamis (13/9/2018).
Aksi ini dilakukan pada pukul 11.00 Wib. Mahasiswa menyatakan kecewa dengan kebijakan yang mereka nilai gagal pada Pemerintahan Jokowi-JK.
Koordinaator lapangan aksi ini, Arbi mengatakan, sehubungan dengan kondisi perekonomian yang tidak memihak pada masyarakat, pada saat yang sama beberapa janji yang dibuat oleh Pemerintah Jokowi-JK hanyalah tinggal janji. Dikatakannya lagi malah lebih mencekik masyarakat, seolah tidak peduli dengan jeritan rakyat kecil.
Baca juga: Demo di Gedung DPRD, Mahasiswa Saling Dorong dengan Polisi
"Masyarakat dicekik atas tingginya pajak, listrik, BBM. Malah sekarang rupiah sudah makin melemah diangka Rp15 ribu," tegasnya.
Berdasarkan pantauan Jamberita.com di lapangan, aksi ini diwarnai oleh pembakaran ban dan boneka pocong.
Berdasarkan tuntutan yang disampaikan, Aliansi Mahasiswa Jambi mendesak pemerintah Jokowi-JK untuk secepatnya menstabilkan kondisi perekonomian bangsa, meminta Pemerintah Jokowi-JK untuk bertanggung jawab atas reformasi hukum yang bebas korupsi, mendesak Jokowi-JK untuk mencabut Perpres No.20 Tahun 2018 tentang penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA).
Setelah berorasi di simpang BI, para pengunjuk rasa bergerak menuju Kantor DPRD Provinsi Jambi.(Cpm)
Ditanya Target Pemilu, SAH Optimis Dengan Kerja Keras dan Berdoa Untuk Prabowo Subianto Presiden
Ihsan Yunus: Penegakan Hukum Persaingan Usaha Sama Pentingnya Dengan Pemberantasan Korupsi
Kuota CPNS untuk Kota Jambi Berkurang, Fasha: Saya Mencari Celah untuk Ditambah
Kanwil Kemenkum Jambi Harmonisasikan Tiga Rancangan Produk Hukum Daerah Tanjab Barat

